Dirimu mungkin sebuah candu
Sosok nyata, namun tak tergapai
Hariku adalah namamu
Hidupku adalah keras hatimu
Dan aku hidup, untuk memuja orang yg seperti mati
Kaku mebisu, diam seribu bahasa tanpa hembus
Semua tentangmu hanyalah fiksi
Selamanya akan menjadi siluet fatamorgana
Terlihat, namun tak ku sentuh
Cinta selalu berakhir dengan memiliki dan tak memiliki
Fakta tak terbantah, untuk diresap dengan logika
Dan pada akhirnya
Ikhlas lah yg berkumandang lirih
Tuan puteri selamanya hanya jadi mimpi
Terbangun karena hembusan sang pangeran
Dan mereka berdua akan menghilang
Tenggelam dalam senja, dan menjadi mimpi
Meninggalkan gores, untuk adipati yang menjadi kunarpa
Sosok nyata, namun tak tergapai
Hariku adalah namamu
Hidupku adalah keras hatimu
Dan aku hidup, untuk memuja orang yg seperti mati
Kaku mebisu, diam seribu bahasa tanpa hembus
Semua tentangmu hanyalah fiksi
Selamanya akan menjadi siluet fatamorgana
Terlihat, namun tak ku sentuh
Cinta selalu berakhir dengan memiliki dan tak memiliki
Fakta tak terbantah, untuk diresap dengan logika
Dan pada akhirnya
Ikhlas lah yg berkumandang lirih
Tuan puteri selamanya hanya jadi mimpi
Terbangun karena hembusan sang pangeran
Dan mereka berdua akan menghilang
Tenggelam dalam senja, dan menjadi mimpi
Meninggalkan gores, untuk adipati yang menjadi kunarpa
Fiksi Dan Adipati